September 15, 2008 at 12:38 pm Leave a comment

Jakarta – Suasana ruang utama Istana Negara Jumat malam (12/5/2008) terlihat berbeda. Dua televisi plasma giant screen berukuran 50 inch tertata rapi. Di depannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono duduk dengan serius, mengenakan setelan jas berwarna biru tua.

Presiden didampingi Menlu Nur Hasan Wirajuda dan Meneg Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar. Ya, malam itu selama satu setengah jam presiden melakukan video conference (vicon) dengan Sekjen PBB Ban ki Moon yang berada di New York, Amerika Serikat. Di seberang benua, juga ada PM Polandia Donald Tusk, PM Denmark Anders Fogh Rasmussen dan Deputy Executive Secretary Kanselir Jerman, Richard Kinley.

Mereka berada di ibukota negara masing-masing. Para pemimpin planet bumi itu membicarakan soal perubahan iklim dunia yang makin mengkhawatirkan.

Di Jakarta, di belakang layar, sekitar sepuluh teknisi dari PT Telkom tampak sibuk berjaga. Meski sudah melakukan gladi, dan memastikan semua berjalan baik, ketegangan terlihat di wajah para teknisi terbaik Telkom itu.

General Manager Divisi Enterprise PT Telkom, Henry Christiadi mengungkapkan, untuk acara mega penting itu tak boleh ada kesalahan. Semua masalah teknis harus dipastikan berjalan baik dengan level garansi zero error. “Beberapa teknisi Telkom sampai-sampai lupa berbuka puasa. Tapi ini demi tugas negara,” ujarnya.

PT Telkom memanfaatkan kolaborasi teknologi ISDN (Integrated Service Digital Network) dan IP (Internet Protocol) agar komunikasi berlangsung real time. Sebagai penghubung para pembicara, sebuah master control unit (MCU) yang berada di Genewa, Swiss menjadi bridging sekaligus pengatur arus informasi.

Untuk sampai pada koneksi ke MCU, Telkom menggunakan Gate Internasional 007. Dari Jakarta, dengan menggunakan fiber optic bawah laut ke Hongkong, kemudian dihubungkan ke Amerika, baru ke Genewa. “Kami memilih rute paling baik dan aman. Boleh dibilang, koneksi vicon ini menjadi prioritas pengaturan trafik,” ungkap Andry Yunianto, Account Manager PT Telkom.

Agar lebih aman dari gangguan, vicon ini juga mengimplementasikan konfigurasi sistem congestion. Jadi, koneksi ISDN 3 BRA (setara 384 kbps) dari Istana Negara memanfaatkan dua sentral telepon yang berbeda, Sentral Gambir dan Semanggi (sebagai back up).

Masing-masing sistem diintegrasikan dengan dua perangkat ISDN yang hot standby. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk terjadinya gangguan koneksi pada senteral utama. “Kerja keras selama tiga hari tim teknisi terbayar. Presiden SBY sungguh puas dengan support teknologi vicon yang Telkom berikan,” klaim Henry.

Dikutip dari http://www.detikinet.com/

Advertisement

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Browsing Tanpa Iklan di Firefox Awas, Anti Virus Palsu Bertebaran!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Ingat Hari Ini ya

September 2008
M T W T F S S
     
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Kumpulan Poto

VERONICA

Tini(01)

TERESIA

TERE@VERONICA

STRESS

More Photos

LINK KU

Poto saya.">”. Memasuki dunia sekarang ini blog adalah suatu sarana diare online yang harus kita ketahui, karena dengan blog kita bisa mengexpresikan diri atau memperkenalkan diri kita kepada orang lain melalui dunia Virtual ini,. dengan blog kita dapat menulis apa saja yang kita ketahui dan dapat berbagi dengan orang lain. Saat ini, saya juga sedang belajar membuat blog dan mencoba untuk me-manage nya agar tampilan blog ini kelihatan menarik untuk di kunjungi walaupun isi dari blog ini kurang bermaanfaat untuk anda baca. Mari kita terus belajar budaya Blog agar kita dapat hidup lebih maju sesuai dengan tuntutan jaman era ini. Thanks

Pada awal PHP diciptakan oleh Rasmus Lerdorf, PHP hanya mendukung konsep pemrograman prosedural. Hingga PHP versi 4 pun masih berkonsep prosedural. Akhirnya diciptakanlah PHP versi 5 yang telah mendukung konsep orientasi objek (OOP).
Lantas apa kelebihan konsep orientasi objek dibandingkan prosedural ? Banyak sekali keuntungannya. :) Konsep orientasi objek mendukung pewarisan,selain itu konsep OOP berkemampuan untuk menggunakan nama variabel yang sama secara berulang-ulang. Itu sebabnya konsep OOP sangat bagus digunakan untuk proyek pembangunan web yang besar.

Baiklah saya akan memperlihatkan contoh sederhana OOP pada PHP.

<?php
class cetak {
   function hallo () {
   print "Hallo.. !!!";
   }
}
$cetak = new cetak();
$cetak->hallo ();
?>

Hasilnya : Hallo.. !!!

Berbeda dengan konsep prosedural, pada awal pembuatan program memang akan terasa sulit. Tetapi bila anda membangun proyek yang besar, sebaiknya menggunakan konsep OOP karena jika listing program yang anda tuliskan sudah banyak, anda akan kebingungan dengan penamaan variabel.Dalam lingkungan PHP, kalangan orientasi objek lebih cenderung membuat modul PEAR dan memiliki kontribusi besar terhadap kemudahan pengelolaan kode program.

Sekian dulu penjelasan dari saya. Nantikan artikel berlanjut Konsep OOP pada PHP ini. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan hubungi saya di :

Email 1 : ivan@ilmuwebsite.com
Email 2 : ivan_wen_piao@yahoo.co.id
Web : http://ivan.ilmuwebsite.com



Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul PHP dan Class Part1

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.